Pentingnya Afirmasi Positif

Oleh: Purwosari

Kata afirmasi bagi beberapa orang terdengar masih cukup asing. Namun, tidak sedikit pula yang memahami maknanya tetapi tidak memahami polanya. Apa sebenarnya afirmasi itu dan bagaimana cara kerja dari afirmasi positif pada diri?

Dikutip dari buku yang berjudul Yang Belum Usai karya pijarpsikologi.org, kita akan menemukan makna tentang afirmasi positif. Dalam buku tersebut afirmasi positif didefinisikan sebagai kalimat atau pernyataan positif yang digunakan untuk menangkal pikiran yang tidak kita inginkan. Afirmasi positif ini memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah untuk memotivasi diri.

Cara kerja afirmasi positif dalam buku di atas dijelaskan dengan detail. Saat kita melakukan afirmasi positif, ternyata ada bagian di dalam otak yang akan mengalami peningkatan reaksi. Bagian otak itu berfungsi untuk mengatur emosi. Hal itu dapat membantu seseorang agar lebih rileks ketika dihadapkan pada sesuatu hal yang membuatnya gugup.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua afirmasi positif akan membantu seseorang untuk kembali percaya diri atau menghilangkan pikiran negatif yang bersarang di bawah alam sadarnya. Oleh karena itu, saat melakukan afirmasi positif harus sesuai dengan nilai personal yang kita pegang dalam melihat diri sendiri. Dengan kata lain, kita harus bisa mengenali dan menerima perasaan negatif yang muncul dari dalam diri.

Masih menurut buku tersebut, juga dijelaskan bagaimana kalimat afirmasi positif yang tepat saat kita tidak cukup percaya diri. Alih-alih membohongi diri sendiri, justru kita dituntut untuk lebih jujur pada diri sendiri. Contoh kalimat afirmasi positif itu seperti, “Aku berusaha mencintai diriku apa adanya” dibandingkan dengan berkata, “Aku cinta diriku, aku cantik, dan aku bahagia.”

Kalimat afirmasi positif memiliki banyak pengaruh terhadap seseorang. Dengan sering melakukan afirmasi positif, kita akan menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan siap dengan berbagai situasi keadaan, terutama saat pikiran-pikiran negatif muncul dari alam bawah sadar.

Selain itu, dengan melakukan afirmasi positif dapat menjaga kesehatan mental seseorang. Sebab, kalimat-kalimat positif yang terus diucapkan membuat seseorang akan merasa lebih termotivasi. Begitu banyak orang di luar sana yang dulunya mengalami berbagai pergolakan batin yang membuat mereka merasa putus asa dan menyerah dengan keadaan. Akibat pengalaman trauma, kritik, serta penolakan menjadi tepat untuk sering melakukan afirmasi positif. Dengan begitu, seperti yang dijelaskan di awal, afirmasi positif akan memudahkan seseorang menjadi lebih percaya diri dan dapat menjaga kesehatan mental.

Referensi:

Buku “Yang Belum Usai” karya pijarpsikologi.org

Penyunting: Idan Sahid