(Puisi) Sepiring Nasi(b)

(Karya: Idan Sahid)

tiba-tiba waktu semakin separuh baya
entah dari mana datangnya
turun ke bumi
bersatu dengan bulan
bersatu dengan mapan

mendatangi kamarku
memberi janji padaku
mendatangi celanaku
masuk ke ususku

bencana nasib mesti berganti
meski tua berganti nasib

nasib telah sampai di kasurku
selepas berkecamuk menampar waktu

Cirebon, 2025